downloadOrang (terlalu) ulet itu bisa menyesatkan.
Contohnya masih dari sebuah kelas, atau sekolah. perguruan tinggi.
Mencari ilmu itu memang tidak gampang, kadang jungkir balik untuk bisa meraih prestasi belajar lewat bangku sekolah.
Ada satu sekolah, Selalu dengan permintaan dana atau sumbangan pada murid-muridnya.
Sedemikian sering adanya kutipan pungutan yang dibebankan kepada para orang tua murid, sebagian dari mereka merasa tidak mampu lagi memenuhi permintaan sekolah tersebut.
Kondisi ini tidak membuat komite sekolah sebagai perwakilan orang tua berfungsi dengan baik.
Ini dikelabui ada sebagian dari para orang tua memang berkemampuan untuk itu, punya penghasilan memadai menjawab semua permintaan yang tidak wajar itu. Sebagian lagi tersamarkan dengan upaya segelintir orang tua yang jungkir balik mencari uang demi melunasi sedikit demi sedikit beban pungutan itu.
Ada yang karena demikian uletnya, banting tulang mencari penghasilan tambahan. Tragisnya, ada yang sampai menjual ginjal sebelahnya biar anaknya selamat dan berhasil di sekolah itu.
Sadarkah kita, keuletan apa yang tengah dipertontonkan dalam sistem ketidakperdulian ini?
Keuletan mereka sesungguhnya sudah menyesatkan kita dari kesadaran betapa ada anggaran APBN dengan porsi 20% dialokasikan ke sektor pendidikan. Ke manakah itu, yang cuma kita jawab dengan keuletan semu yang menyesatkan kesadaran kita, betapa ada sistem kontrol yang tidak jalan.
Komite sekolah tapi stagnan dalam menjalankan fungsinya, mengontrol pungutan liar yang sesukanya dibuat pihak sekolah. Kemanakah dana bos yang dialokasikan dalam menjamin kelangsungan belajar anak bangsa ini?
(Di Timur Fajar)

About Di Timur Fajar (DTF)

Aku andaikan mereka dan mereka andaikan aku. Cobalah berempati: merasakan berada pada posisi mereka, maka akan banyak yang bisa kita mengerti dan pahami tentang mereka, tentang kesalahan mereka. Karena kenyataan tidak pernah salah. Tuhan menghadiahi kita akal, bahwa ada kausalitas dalam setiap persoalan. Maka pandai-pandailah menguraikannya." Jadilah diri sendiri namun tak ada salahnya Anda(i) coba berempati dalam posisi orang lain. ( Di Timur Fajar / DTF )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s